yang paling benar, serta senang melihat
kesengsaraan yang dihadapi oleh sesamanya merupakan penyakit yang harus segera dihilangkan.
Manusia merupakan makhluk sosial yang
terikat dan bersaudara antara satu dan yang lainnya. Maka, berbuat kebaikan kepada siapa pun menjadi mutlak dilakukan untuk menciptakan hubungan antara sesama
manusia yang humanis. Alloh Azza Wa Jalla
Berfirman : ''Demi masa. Sesungguhya,
manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman
dan mengerjakan amal saleh dan nasihat- menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.'' (QS Al-Ashr [103]: 1-3).
terikat dan bersaudara antara satu dan yang lainnya. Maka, berbuat kebaikan kepada siapa pun menjadi mutlak dilakukan untuk menciptakan hubungan antara sesama
manusia yang humanis. Alloh Azza Wa Jalla
Berfirman : ''Demi masa. Sesungguhya,
manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman
dan mengerjakan amal saleh dan nasihat- menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.'' (QS Al-Ashr [103]: 1-3).
Seseorang akan merasa beruntung bila ia
menggunakan waktunya untuk saling menasihati dalam kebenaran dan
kesabaran. Memang, alangkah indahnya bila kehidupan kita sudah disemarakkan dengan
semangat saling menasihati. Betapa tidak?
Setiap orang butuh keselamatan. Selamat dari
kerusakan, kebodohan, kecelakaan, kekurangan,
kelalaian, dan kesalahan. Bentuk cinta dan kasih
seseorang terhadap yang lainnya adalah dengan
menasihati supaya tidak terjun dalam kubangan
kesalahan dan dosa.
menggunakan waktunya untuk saling menasihati dalam kebenaran dan
kesabaran. Memang, alangkah indahnya bila kehidupan kita sudah disemarakkan dengan
semangat saling menasihati. Betapa tidak?
Setiap orang butuh keselamatan. Selamat dari
kerusakan, kebodohan, kecelakaan, kekurangan,
kelalaian, dan kesalahan. Bentuk cinta dan kasih
seseorang terhadap yang lainnya adalah dengan
menasihati supaya tidak terjun dalam kubangan
kesalahan dan dosa.
Seorang Muslim tidak akan
rela melihat saudara se-Muslim lain berbuat
kesalahan yang dapat menjauhkan dirinya dari
pertolongan syariat. Makna dari nasihat adalah
'menyuruh kebajikan dan melarang kemungkaran', yaitu mengajak orang lain
untuk mengerjakan perbuatan yang dapat mendekatkan dirinya kepada Allah SWT dan
mengajaknya untuk tidak melakukan perbuatan
yang malah dapat menjauhkan diri dari-Nya. Merupakan tugas setiap Muslim baik perempuan
maupun laki-laki untuk saling menasihati seperti
dalam firman-Nya, ' Alloh Azza Wa Jalla
Berfirman : 'Dan, hendaklah ada dari antara kamu segolongan umat yang berseru kepada
kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan
mencegah dari yang munkar. Dan, merekalah
orang-orang yang beruntung.''(QS Ali Imran [3]: 104).
rela melihat saudara se-Muslim lain berbuat
kesalahan yang dapat menjauhkan dirinya dari
pertolongan syariat. Makna dari nasihat adalah
'menyuruh kebajikan dan melarang kemungkaran', yaitu mengajak orang lain
untuk mengerjakan perbuatan yang dapat mendekatkan dirinya kepada Allah SWT dan
mengajaknya untuk tidak melakukan perbuatan
yang malah dapat menjauhkan diri dari-Nya. Merupakan tugas setiap Muslim baik perempuan
maupun laki-laki untuk saling menasihati seperti
dalam firman-Nya, ' Alloh Azza Wa Jalla
Berfirman : 'Dan, hendaklah ada dari antara kamu segolongan umat yang berseru kepada
kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan
mencegah dari yang munkar. Dan, merekalah
orang-orang yang beruntung.''(QS Ali Imran [3]: 104).
Namun demikian,terkadang banyak yang
mau menasihati orang lain, memberikan koreksi,
bahkan mengkritik. Tapi,sayangnya, ketika ia sendiri yang dikoreksi dan dinasihati, terkadang sulit sekali untuk berlapang dada menerimanya. Nasihat yang baik yang boleh kita sampaikan
adalah nasihat yang benar, mengandung muatan
positif, dan tentunya penuh makna serta manfaat bagi semua orang, yaitu mengajak pada
kebajikan dan menjauhi kemungkaran yang
berdasarkan Alquran dan sunah. Dan, bukanlah sebaliknya, menganjurkan kemungkaran dan melarang untuk mengerjakan kebajikan.
mau menasihati orang lain, memberikan koreksi,
bahkan mengkritik. Tapi,sayangnya, ketika ia sendiri yang dikoreksi dan dinasihati, terkadang sulit sekali untuk berlapang dada menerimanya. Nasihat yang baik yang boleh kita sampaikan
adalah nasihat yang benar, mengandung muatan
positif, dan tentunya penuh makna serta manfaat bagi semua orang, yaitu mengajak pada
kebajikan dan menjauhi kemungkaran yang
berdasarkan Alquran dan sunah. Dan, bukanlah sebaliknya, menganjurkan kemungkaran dan melarang untuk mengerjakan kebajikan.
Apa pun yang kita sampaikan jika itu benar,
alangkah baiknya bila cara menyampaikannya pun benar. Dengan nasihat, kita harus membantu yang lupa agar menjadi ingat, membantu yang lalai agar menjadi semangat, yang tergelincir menjadi bangkit kembali, yang berlumur dosa menjadi bertobat. Intinya,
kalau dilandasi niat yang baik, tentu akan
melahirkan kebaikan pula...
alangkah baiknya bila cara menyampaikannya pun benar. Dengan nasihat, kita harus membantu yang lupa agar menjadi ingat, membantu yang lalai agar menjadi semangat, yang tergelincir menjadi bangkit kembali, yang berlumur dosa menjadi bertobat. Intinya,
kalau dilandasi niat yang baik, tentu akan
melahirkan kebaikan pula...
