Setiap hadits yang diketengahkan oleh keduanya secara
bersama melalui seorang sahabat disebut Muttafaq Alaih. Mengenai istilah Ushuulus Sittah atau dikenal dengan Sittah adalah Shahihain, Sunan Imam Abu Dawud,Imam Tirmidzi, Imam An-Nasa-i, dan Imam Ibnu Majah.
Sanad : para perawi yang menyampaikan kepada matan.
Isnad : rentetan sanad hingga sampai ke matan, sebagai contoh ialah "Dari Muhammad Ibnu Ibrahim, dari Alqamah ibnu Waqqash, dari Umar Ibnu Khaththab bahwa Rasullullah saw pernah bersabda: Sesungguhnya semua amal perbuatan itu berdasarkan niat masing masing". Sabda Nabi saw yang mengatakan:
Al Muhaddits : orang yang ahli dalam bidang hadits dan menekuninya secara riwayat dan dirayah (pengetahuan).
Al-Haafizh : orang yang hafal seratus ribu buah hadits baik secara matan maupun isnad.
Al-Hujjah : orang yang hafal tiga ratus ribu hadits.
Al-Haakim : orang yang menguasai sunnah tetapi tidak memfatwakannya melainkan sedikit.
Mulai dari Abu Dawud hingga Ibnu Majah dikenal dengan istilah Arba'ah yang masing masing memiliki kitab Sunan. Akan tetapi, ada sebagian ulama yang tidak memasukan Imam Ibnu Majah ke dalam Arba'ah dan menggantinya dengan Al-Muwaththa' atau dengan Musnad Ad-Darimi. Sab'ah terdiri dari Imam Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi,An-Nasai, dan Ibnu Majah. Sittah terdiri dari Imam Bukhari, Muslim, Abu Dawud,At-Tirmidzi, An-Nasai dan Ibnu Majah. Khamsah terdiri dari Imam Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi,An-Nasai dan Ibnu Majah. Arba'ah terdiri dari Imam Abu Dawud, At-Tirmidzi,An-Nasai dan Ibnu Majah. Tsalaatsah terdiri dari Imam Abu Dawud, At-Tirmidzi dan An-Nasai.Muttafaq 'Alaih terdiri dari Imam Bukhari dan Muslim.
Matan : materi hadits yang berakhir dengan sanad.
Sanad : para perawi yang menyampaikan kepada matan.
Isnad : rentetan sanad hingga sampai ke matan, sebagai contoh ialah "Dari Muhammad Ibnu Ibrahim, dari Alqamah ibnu Waqqash, dari Umar Ibnu Khaththab bahwa Rasullullah saw pernah bersabda: Sesungguhnya semua amal perbuatan itu berdasarkan niat masing masing". Sabda Nabi saw yang mengatakan:
"Sesungguhnya semua amal perbuatan itu berdasarkan niat masing-masing" disebut matan,
sedangkan diri para perawi disebut sanad, dan yang mengisahkan sanad disebut isnad.
Musnad : hadits yang isnadnya mulai dari permulaan hingga akhir berhubungan, dan kitab yang menghimpun hadits hadits setiap perawi secara tersendiri, seperti kitab Musnad Imam Ahmad.
Musnid : orang yang meriwayatkan hadits berikut isnadnya.
Musnad : hadits yang isnadnya mulai dari permulaan hingga akhir berhubungan, dan kitab yang menghimpun hadits hadits setiap perawi secara tersendiri, seperti kitab Musnad Imam Ahmad.
Musnid : orang yang meriwayatkan hadits berikut isnadnya.
Al Muhaddits : orang yang ahli dalam bidang hadits dan menekuninya secara riwayat dan dirayah (pengetahuan).
Al-Haafizh : orang yang hafal seratus ribu buah hadits baik secara matan maupun isnad.
Al-Hujjah : orang yang hafal tiga ratus ribu hadits.
Al-Haakim : orang yang menguasai sunnah tetapi tidak memfatwakannya melainkan sedikit.
